by: thesarx





Ta'aruf Dan Pengenalan MISSI Cyber

Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) MISSI mengadakan ta'aruf kepada mahasiswa Fakultas Dakwah pada umumnya dan mahasiswa baru angkatan 2009. Acara yang berlangsung di Laboratorium Fakultas Dakwah ini dilaksanakan pada Selasa (8/9) dari mulai pukul 09.00-11.30. Dengan dibuka oleh Drs. H. Anasom,M.Hum selaku Pembantu Dekan III Fakultas Dakwah.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari program kerja yang telah ditargetkan oleh pengurus LPM MISSI. Dengan jumlah peserta sebanyak 80 mahasiswa baru dan lama ini berlangsung amat meriah. Adapun rangkaian acara pada Ta'aruf LPM MISSI adalah pembukaan, pengenalan produk, pengenalan kegiatan-kegiatan dan perkenalan pengurus LPM MISSI.
Ketika Litbang LPM MISSI memberikan informasi tentang KMK yaitu suatu komunitas yang berada di bawah naungan MISSI semua peserta tertawa. "KMK adalah kependekan dari Kaum Miskin Kampus akan tetapi sekarang sudah berubah menjadi Komunitas Mahasiswa Kreatif". Jika dulunya KMK memang wadah orang yang ridak berpunya tapi sekarang KMK adalah wadah orang yang banyak kreasi. Selamat Begabung di Lembaga Penerbitan Mahasiswa (LPM) MISSI.........by. panitia

Ta'aruf HMJ KPI

Senin (7/9) Himpunan Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (HMJ KPI) mengadakan Ta'aruf dengan angkatan 2009 yang bertempat di aula laboratorium Fakultas Dakwah. kegiatan ta'aruf ini bertujuan agar mahasiswa angkatan baru bisa mengenal HMJ sebagai wadah ekspresi dan kegiatan mahasiswa mengenai jurusan, khususnya HMJ KPI.
Dari kegiatan ini agar mereka lebih mengenal HMJ-nya dan jurusan. menurut katua HMJ KPI Puji Lestari Ahditia, bahwasanya mahsiswa angkatan 2009 agar lebih mengenal lebih dekat dengan pengurus HMJ nya. Panitia sudah menyiapkan jauh-jauh hari, karena kegiatan ini menjadi kegiatan rutinan tahunan. Selain itu juga ada pengenalan Badan Otonom Mahasiswa yang mana badan ini berada di bawah naungan HMJ KPI. Antara lain Dakwah Media Watch (DMW), Broadcast Community, Radio Community dan Writing Lovers.

Organisasi ekstra bergulat kader di kampus.

Dakwah- (7/9) OMEK (Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus) kembali berulah dengan membuka pendaftaran didalam kampus,
Hal itu tentu melanggar SK Rektor tentang tata tertib keorganisasian. Hal ini bukan pertama kali, pada ta'aruf pun mereka menggunakan cara haram di Fakultas Dakwah yaitu pembagian brosur didalam kampus. Hal ini sangat disayangkan karena mahasiswa baru yang belum mengerti tentang hal itu. Mereka selalu dimasuki ideologi-ideologi yang nota bene hal itu hanya boleh dilakukan diluar kampus, yang lebih parahnya mereka menghasut Mahasiswa baru dengan untuk tidak ikut organisasi intra " mereka mengfitnah dan menjelekan UKM" tutur salah satu anggota UKM di Fakultas Ushuluddin.




Tentang Tari Pendet, Malaysia Salahkan Discovery Chanel

Pemerintah Malaysia menyalahkan jaringan televisi kabel Discovery Channel atas penggunaan tari pendet Bali dalam iklan promosi pariwisata negeri itu belum lama ini.

Kemunculan iklan promosi itu telah memicu kemarahan di Indonesia. Ratusan orang berunjuk rasa di berbagai tempat termasuk di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta dan menuduh Malaysia mencuri tari pendet Bali.

Menteri Kebudayaan Malaysia, Rais Yatim, Jumat (4/9) mengatakan, kesalahan telah dilakukan oleh Discovery Channel yang memproduksi video klip berdurasi 30 detik untuk mempromosikan secara serial keunikan Malaysia. Secara terpisah, Jaringan Discovery untuk Asia-Pasifik mengatakan, pihaknya menyesal telah menggunakan video klip tarian Bali itu.

Menurut Discovery, gambar itu bersumber dari pihak ketiga yang independen. "Klip promosi itu telah dihilangan," demikian pernyataan tertulis Discovery, seraya menambahkan bahwa, "Sama sekali tidak ada maksud untuk menimbulkan terjadinya kesalahpahaman atau pun masalah."

Rais Yatim menegaskan, video klip itu tidak ada kaitan dengan produser film di Malaysia dan tidak pelu bertengkar di depan umum tentang hal itu atau menjadi emosional.

Pada tahun 2007, Indonesia pernah mengancam akan menuntut Malaysia karena menggunakan lagu dan tarian tradisional Indonesia dalam kampaye pariwisatanya. Kedua negara lalu duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia, Jero Wacik, Jumat, mengatakan, minggu lalu dia telah menulis surat protes kepada Malaysia. Jero Wacik mengatakan, tindakan Malaysia tersebut mencederai kesepakatan bersama tahun 2007 untuk menghargai warisan budaya masing-masing negara. Menurut dia, Malaysia telah berjanji untuk menegur rumah produksi yang memproduksi video klip itu.

(sumber kompas 4 searptember 2009)

Dies Natalis KSK WADAS

Kelompok Seni Kampus (KSK) WADAS Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang merayakan ulang tahun hari kelahirannya yang ke-29 di Audit II kampus 3, rabu-minggu (5-9/11) lalu.
Acara yang bertemakan “Gelar Budaya” ini sempat menyita banyak perhatian, bukan hanya yang ada di lingkungan kampus IAIN Walisongo, tetapi ada juga yang dari kampus-kampus lain yang ada di semarang dan sekitarnya, pasalnya pihak panitia juga mengundang berbagai pekerja seni, baik lokal maupun luar kampus
Albert (24) selaku panitia pelaksana sekaligus pekerja seni wadas mengatakan, “ Maksud dari tema Gelar Budaya adalah karena hal ini sangat terkait dengan prinsip wadas, yakni seni dan budaya. Dan saya berharap agar dengan semakin bertambahnya umur para pekerja seni wadas lebih kreatif, baik yang sudah bergabung maupun yang akan bergabung di kemudian hari”.

Missi Magazine is powered by FREEmium Theme.
developed by Blogger templates and brought to you by Blogger Tools